Guna Thermostatic Valve pada Karburator

Karburator pada kendaraan berperan buat menggabungkan serta mengkabutkan kombinasi bahan bakar serta hawa, mengendalikan rasio kombinasi bahan bakar serta hawa dan buat mengendalikan kecepatan dari mesin.

Buat bisa melaksanakan guna tersebut dengan baik hingga pada karburator dilengkapi dengan sebagian sistem yang hendak menunjang kinerja dari karburator sendiri, antara lain merupakan terdapatnya thermostatic valve pada karburator.

Kala kendaraan berjalan pada jalanan yang macet dan cuaca yang panas hingga hendak menyebabkan ruang mesin jadi relatif lebih panas.

Akibat yang ditimbulkannya merupakan bahan bakar yang terletak di dalam karburator hendak sangat gampang sekali buat menguap serta membolehkan uapan bahan bakar ini bisa meluap venturi Distributor Valve .

Apabila perihal tersebut terjalin hingga kombinasi antara bahan bakar serta hawa hendak sangat gendut( kaya) serta bisa menimbulkan mesin mati, idling yang agresif serta mesin sulit buat distart.

Buat mencegal perihal tersebut supaya tidak terjalin, hingga pada karburator dilengkapi dengan thermostatic valve.

Bagian valve pada thermostatic valve dilengkapi dengan bimetal, sehingga kala temperatur disekitar mesin bertambah hingga bimetal ini hendak mengembang.

Bimetal hendak mulai membuka kala temperatur disekitar ruang mesin menggapai dekat temperatur 60⁰ celcius serta hendak membuka penuh dikala temperatur dekat mesin bersuhu 75⁰ celcius.

Perhatikan foto di dasar ini:

Kala temperatur mesin wajar hingga bimetal yang ada pada thermostatic valve belum mengembang sehingga thermostatic valve masih dalam kondisi tertutup.

Baca Juga : 7 Aplikasi yang Dapat Mengganti Kamera HP Setara DSLR, Harus Kalian Coba!

Sebab thermostatic valve dalam kondisi tertutup hingga hawa dari air horn tidak bisa masuk ke dalam intake manifold lewat saluran pada thermostatic valve sehingga pada dikala ini tidak terdapat akumulasi hawa.

Sebaliknya kala temperatur disekitar mesin bertambah melebihi 60⁰ celcius hingga thermostatic valve hendak membuka.

Kala bimetal membuka hingga saluran yang ada di dalam thermostatic valve yang menghubungkan antara air horn dengan intake manifold hendak membuka sehingga hawa dari air horn bisa masuk ke intake manifold lewat thermostatic valve.

Pada dikala ini terjalin akumulasi hawa buat menjauhi terbentuknya kombinasi bahan bakar serta hawa yang sangat gendut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *