Syarat terpenting dari aqiqah dan bagaimana mendistribusikannya dalam Islam Aqiqah adalah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas apa yang telah Dia berikan kepada manusia dengan anak-anak, dan karena anak-anak adalah salah satu berkah terbesar yang harus dijaga seseorang, dan masih banyak yang belum dikaruniai oleh Allah dengan dikaruniai seorang anak, dan ini karena hikmahnya yang Allah maha mengetahui.
Perlu diketahui bahwa aqiqah memiliki syarat-syarat yang harus diketahui oleh seorang muslim, dan juga harus diketahui tentang cara pendistribusiannya dalam agama Islam, karena dalam agama kita yang agung terdapat ketentuan-ketentuan yang telah Allah tetapkan kepada kita, sehingga setiap muslim harus bersepakat. tentang agamanya, dan kita akan berkenalan di artikel ini tentang syarat-syarat aqiqah

Aqiqah: Ini adalah pengorbanan yang dikorbankan atas nama bayi yang baru lahir, dan itu adalah Sunnah menurut mayoritas ahli hukum.
Ada banyak hadits tentang keutamaannya, termasuk sabda Rasulullah [(Setiap anak laki-laki disandera dengan aqiqahnya; disembelih atas https://nur-aqiqah.com/paket-aqiqah-depok-2020-rekomendasi.html namanya pada hari ketujuh, dan dicukur dan diberi nama, kemudian tanggal dua puluh dua). hari pertama tidak terpenuhi. .

Dan para ahli hukum pergi ke keinginan pembantaian pada hari ketujuh.

Syafi’i berpandangan bahwa waktu ganti rugi untuk ayah berakhir dengan pubertas bayi yang baru lahir, dan Hanbali berpendapat bahwa jika pengorbanan aqiqah terlewat pada hari ketujuh, maka ia harus menyembelih pada hari keempat belas, dan jika sudah terlambat, maka pada hari kedua puluh satu dan ini juga pandangan kaum Maliki.

Dua domba disembelih atas nama laki-laki, dan atas otoritas perempuan, dia berkata [(Atas nama anak laki-laki, dua kambing setara, dan atas nama budak perempuan), dan diperbolehkan menyembelih satu domba atas nama laki-laki, karena Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, melakukan itu atas otoritas Al-Hasan dan Al-Hussein, semoga Allah meridhoi mereka.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *