Tingkatan dan Jenjang dalam Pramuka

Tingkatan dan Jenjang dalam Pramuka

Tau kan apa itu pramuka? Iya pramuka merupakan singkatan dari praja muda karana yang merupakan organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan. Di Indonesia sendiri bisa kita temukan di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD, SLTP, SLTA, hingga perguruan tinggi. Terdapat beberapa tingkatan dan jenjang dalam pramuka mulai dari siaga, penggalang, penegak, dan juga pandega. Dimana referensi tentang kepramukaan tersebut bisa Anda cari di gurupendidikan.co.id.

Pramuka menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang cukup aktif di berbagai lembaga pendidikan formal di Indonesia bahkan sejak usia dini hingga tingkat lanjut. Pramuka lebih banyak mengajarkan berbagai hal dan juga keterampilan khusus dan tentunya sebagai pembelajaran di lingkungan terbuka yang menjadi ciri khas dari pramuka. Selain itu kegiatan-kegiatan pramuka juga dapat membentuk karakter yang sesuai visi dan juga cita-cita bangsa. Tingkatan pramuka secara umum dibagi menjadi 4 yaitu sebagai berikut:

  1. Pramuka Siaga

Tingkatan pertama dalam pramuka adalah pramuka siaga. Adapun anggotanya yakni sekitar usia 7 sampai dengan 10 tahun. Pada umumnya anggota dari pramuka siaga adalah siswa kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SD. Pada tingkatan ini memiliki satuan yang disebut dengan barung dan dipimpin oleh pinrung. Adapun penamaannya pada umumnya berdasarkan warna, misal barung biru, barung merah, dan sebagainya. Pramuka siaga juga memiliki 3 tingkatan di dalamnya yaitu sebagai berikut:

  • Siaga mula adalah tingkatan pertama dalam syarat kecakapan umum di dalam satuan pramuka siaga.
  • Siaga bantu merupakan tingkatan kedua dalam syarat kecakapan uum dalam satuan pramuka siaga.
  • Siaga tata merupakan tingkatan ketiga dan juga yang terakhir dalam syarat kecakapan umum dalam satuan pramuka siaga.
  1. Pramuka Penggalang

Tingkatan kedua dalam pramuka adalah pramuka penggalang. Adapun anggotanya yakni berkisar antara 11 sampai dengan 15 tahun atau siswa kelas 4 SD sampai dengan kelas 3 SLTP. Adapun satuannya disebut dengan regu yang dipimpin oleh pinru. Adapun regu penggalang pada umumnya dibedakan menjadi regu penggalang putra dan regu penggalang putri. Adapun regu penggalang putra menggunakan nama-nama hewan seperti elang, kobra, harimau, buaya, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk regu putri pada umumnya menggunakan nama-nama bunga mulai dari anggrek, mawar, dan sebagainya. Di dalam pramuka penggalang sendiri juga memiliki 4 tingkatan mulai dari penggalang ramu, rakit, terap, dan penggalang garuda.

  1. Pramuka penegak

Pramuka penegak merupakan tingkatan ketiga dalam pramuka. Adapun anggotanya berkisar antara usia 16 sampai dengan 20 tahun atau kelas 1 SMA sampai dengan jenjang perguruan tinggi. Satuan dari pramuka penegak disebut dengan sangga yang dipimpin oleh pinsa. Untuk sangga penegak pada umumnya menggunakan nama-nama pahlawan, istilah daerah, tokoh wayang, budaya lokal, dan sebagainya. Pramuka penegak juga memiliki beberapa tingkatan mulai dari penegak bantara dan penegak laksana.

  1. Pramuka Pandega

Adapun tingkatan dan jenjang dalam pramuka keempat adalah pramuka pandega. Adapun anggotanya yakni antara usia 21 hingga 25 tahun atau anggotanya adalah mahasiswa perguruan tinggi tingkat akhir. Adapun satuan dalam pramuka pandega ini adalah racana  yang dipimpin oleh ketua dan dikelola oleh dewan racana. Adapun satuan terkecilnya adalah reka. Untuk nama-nama yang digunakan dalam racana pandega pada umumnya meliputi nama-nama yang menggambarkan aspirasi pada setiap anggotanya sesuai dengan watak dan juga karakter setiap individunya. Nah untuk usia di tingkat gugus depan akan berlanjut ke tingkat kwartir yang mana pramuka pandega akan bergabung dengan pembinaan satuan karya dan juga dewan kerja.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *